Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan Pasar Sidayu di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2025). Dalam agenda tersebut, ia menginstruksikan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk segera mengimplementasikan sistem digitalisasi atau penjualan daring bagi para pedagang setempat.
Langkah ini diambil sebagai strategi memperkuat identitas Pasar Sidayu yang kini mengusung konsep pasar wisata. Menurut Budi, pemanfaatan teknologi akan memperluas jangkauan pasar bagi pedagang tradisional di tengah tren belanja daring yang kian masif. Ia berharap optimalisasi platform digital dapat mendongkrak pendapatan pedagang sekaligus memacu ekonomi kerakyatan.

“Ini sudah kita terapkan di beberapa pasar rakyat. Kita melakukan pelatihan-pelatihan kepada pedagang. Transaksinya pun semakin ramai melalui online. Apalagi Pasar Sidayu konsepnya pasar wisata. Bagi pengunjung yang tidak sempat berbelanja, bisa mendapatkan barang-barang di Pasar Sidayu melalui online,” ujar Budi Santoso.
Di sisi lain, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani memaparkan bahwa Pasar Sidayu merupakan pilar ekonomi utama di wilayah Gresik Utara. Pasar ini melayani kebutuhan masyarakat di berbagai kecamatan, mulai dari Sidayu, Panceng, Ujungpangkah, Dukun, hingga wilayah Bungah dan Manyar. Selain nilai ekonomi, pasar ini memiliki keunikan tradisi Pahing dalam penanggalan Jawa yang selalu menyedot keramaian pengunjung.
“Secara historis, pasar ini adalah cagar budaya yang didirikan oleh Kanjeng Sepuh Sidayu, Bupati Sidayu pada abad ke-18. Setelah sempat mengalami musibah kebakaran beberapa tahun silam, pemerintah melakukan renovasi total yang rampung pada tahun lalu.” Terang Yani.
Pembangunan kembali pasar ini dilakukan dalam dua fase. Tahap pertama menyerap anggaran sebesar Rp3 miliar, sementara tahap kedua didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp30 miliar. Seluruh proses pengerjaan mendapatkan pengawalan hukum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Kini, wajah baru Pasar Sidayu didesain lebih modern dan estetik dengan berbagai titik swafoto yang menarik bagi wisatawan. Bupati Gresik menekankan pentingnya aspek kebersihan dan keamanan agar pasar ini setara dengan destinasi wisata belanja di luar negeri.
“Kita belajar ke negara-negara yang menjadikan pasar sebagai destinasi wisata. Karena itu kami menegaskan kepada pengelola pasar untuk senantiasa menjaga kebersihan dan keamanan,” pungkas Bupati Gresik.






